Sambutan Kepala Sekolah
SMA Negeri 2 Bantul
Dr. Semiono Raharjo, S.Pd., M.Pd.Si.
Kepala SMAN 2 Bantul
SMA Negeri 2 Bantul
Kepala SMAN 2 Bantul
Pada tanggal 24 Agustus 2026, SMA N 2 Bantul melaksanakan kegiatan Adiwiyata berupa kridha lingkungan dengan penanaman pohon dan aksi bersih kelas. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru, siswa, serta tim Adiwiyata sebagai pelaksana utama. Pada waktu yang sama, mahasiswa PK UNY berkolaborasi dengan mahasiswa PLP 2 UAD menyelenggarakan lomba kebersihan dan mading kelas untuk kelas X dan XI yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 7 September 2026. Selain itu, SMA N 2 Bantul memiliki budaya engine off setiap Jumat, yaitu mematikan kendaraan bermotor di area sekolah untuk mengurangi polusi udara. Sekolah juga menerapkan kebijakan ramah lingkungan dengan melarang penggunaan sampah plastik sekali pakai dan mewajibkan seluruh warga sekolah membawa tumbler. Kegiatan ini terkait erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 4 (pendidikan berkualitas), nomor 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), nomor 13 (penanganan perubahan iklim), serta nomor 15 (ekosistem daratan). Tujuan utama kegiatan Adiwiyata adalah menanamkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan. Proses pelaksanaan dilakukan melalui penanaman pohon di area sekolah, aksi bersih kelas saat kridha lingkungan, serta penerapan budaya engine off setiap Jumat. Lomba kebersihan dan mading kelas bertujuan menumbuhkan kreativitas, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, serta memperkuat kerja sama antar siswa. Kebijakan anti plastik dan penggunaan tumbler dimaksudkan untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai serta membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Pihak yang terlibat meliputi guru, siswa, tim Adiwiyata, mahasiswa PK UNY, mahasiswa PLP 2 UAD, serta komite sekolah yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Dampak positif dari program Adiwiyata terlihat pada lingkungan sekolah yang lebih hijau, kelas yang lebih bersih, serta berkurangnya polusi udara akibat penerapan engine off. Lomba kebersihan dan mading kelas memberikan manfaat berupa meningkatnya kreativitas siswa, tumbuhnya semangat kompetisi sehat, serta terciptanya suasana kelas yang nyaman dan menarik. Kebijakan anti plastik dan tumbler berhasil menekan jumlah sampah plastik di sekolah, sekaligus membiasakan warga sekolah untuk hidup lebih ramah lingkungan. Diharapkan kegiatan Adiwiyata, kridha lingkungan, lomba kebersihan dan mading kelas, serta budaya engine off dan anti plastik dapat terus dilaksanakan secara rutin dan lebih terstruktur dalam kurikulum sekolah. Tindak lanjut yang direncanakan adalah memperluas program penghijauan, memperkuat budaya bersih di setiap kelas, serta memperdalam integrasi materi pembelajaran dengan isu keberlanjutan. Dengan langkah tersebut, SMA N 2 Bantul diharapkan dapat menjadi contoh sekolah yang konsisten dalam menerapkan nilai-nilai SDGs sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yang sehat, adil, dan ramah lingkungan.
PENERIMAAN TAMU AMBALAN (PTA) SMAN 2 BANTUL TP. 2026/2027 | Ambalan Diponegoro – R.A. KartiniPangkalan SMA Negeri 2 Bantul telah sukses menyelenggarakan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) pada hari Jumat hingga Sabtu, 4–5 September 2026. Kegiatan ini merupakan agenda resmi dan langkah awal yang esensial bagi seluruh peserta didik baru kelas X. Tujuan utama dari pelaksanaan PTA ini adalah untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar kepramukaan, menanamkan karakter kedisiplinan, sekaligus secara resmi mengukuhkan para siswa sebagai bagian dari keluarga besar Gerakan Pramuka Ambalan Diponegoro – R.A. Kartini.Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta didik mengikuti serangkaian agenda komprehensif yang dirancang untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Pada hari pertama, rangkaian acara diawali dengan apel pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi kepramukaan oleh narasumber, makan malam bersama, pentas seni dari setiap sangga, dan diakhiri dengan apel sakral penerimaan tamu ambalan. Semangat persaudaraan tersebut dilanjutkan pada hari kedua melalui kegiatan sarapan pagi, aktivitas outbound untuk melatih ketangkasan, dan diakhiri secara tertib melalui apel penutupan.Apresiasi sebesar-besarnya kepada jajaran pembina, narasumber, panitia dewan ambalan, serta seluruh peserta didik kelas X atas dedikasi dan partisipasi aktifnya dalam menyukseskan kegiatan ini. Melalui program ini, diharapkan tunas-tunas muda SMA Negeri 2 Bantul dapat terus berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, berwawasan luas, dan memiliki budi pekerti luhur.SMADABA We Are The Best!!
SMA Negeri 2 Bantul menjadi tuan rumah pelaksanaan Semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital tingkat Kabupaten Bantul. Kegiatan kompetisi ini diselenggarakan pada Rabu (02/09/2026), mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Penetapan sekolah sebagai lokasi penyelenggaraan menjadi wujud fasilitasi dan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian aksara Jawa di era modern.Babak semifinal ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai SMA dan sederajat di wilayah Kabupaten Bantul. Seluruh peserta bersaing untuk memperebutkan dua posisi terbaik yang berhak mewakili Kabupaten Bantul pada kompetisi tingkat provinsi. Pelaksanaan lomba di SMA Negeri 2 Bantul berjalan dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari sekolah-sekolah peserta. Melalui perannya sebagai tuan rumah, SMA Negeri 2 Bantul berharap agenda ini mampu memotivasi generasi muda di lingkungan sekolah maupun di Kabupaten Bantul secara umum. Upaya nguri-uri kabudayan Jawa diharapkan dapat terus berjalan secara relevan dan beriringan dengan pemanfaatan teknologi informasi masa kini.SMADABA We Are The Best!!
SMA Negeri 2 Bantul